Minggu, 23 Mei 2010

My Contact
















Your Name

Your Email
Subject
Message



Image Verification
captcha

Please enter the text from the image:
Refresh







Powered byEMF Form Builder

Sabtu, 22 Mei 2010

Belajar Nomor / Angka Romawi Kuno I V X L C D M - Pelajaran Matematika

Pada zaman dahulu kala orang romawi kuno menggunakan penomoran tersendiri yang sangat berbeda dengan sistem penomeran pada jaman seperti sekarang. Angka romawi hanya terdiri dari 7 nomor dengan simbol huruf tertentu di mana setiap huruf melangbangkan / memiliki arti angka tertentu, yaitu :


I / i untuk angka satu / 1

V / v untuk angka lima / 5

X / x untuk angka sepuluh / 10

L / l untuk angka lima puluh / 50

C / c untuk angka seratus / 100

D / d untuk angka lima ratus / 500

M / m untuk angka seribu / 1000


Beberapa kekurangan atau kelemahan sistem angka romawi, yakni :


1. Tidak ada angka nol / 0

2. Terlalu panjang untuk menyebut bilangan tertentu

3. Terbatas untuk bilangan-bilangan kecil saja


Untuk menutupi kekurangan angka romawi pada keterbatasan angka kecil, maka dibuat pengali seribu dengan simbol garis strip di atas simbol hurup (kecuali I).


V / v dengan garis di atas untuk angka lima ribu / 5000

X / x dengan garis di atas untuk angka sepuluh ribu / 10000

L / l dengan garis di atas untuk angka lima puluh ribu / 50000

C / c dengan garis di atas untuk angka seratus ribu / 100000

D / d dengan garis di atas untuk angka lima ratus ribu / 500000

M / m dengan garis di atas untuk angka satu juta / 1000000


Metode / Teknik Penomoran Angka Romawi :


1. Simbol ditulis dari yang paling besar ke yang paling kecil

2. Semua simbol besar ke kecil dijumlah kecuali kecil ke besar berarti ada pengurangan.

Contoh penulisan angka romawi kuno :


1. 16 = XVI

2. 35 = XXXV

3. 45 = XLV

4. 79 = LXXIX

5. 99 = IC

6. 110 = CX

7. 999 = CMXCIX

8. 1666 = MDCLXVI

9. 2008 = MMVIII

Pengertian / Definisi Jajaran Genjang - Sifat Bangun Datar Jajar Genjang Matematika Dasar - Belajar Lewat Media Internet Online

Jajar Genjang atau Jajaran Genjang adalah suatu bangun datar yang terbentuk oleh segitiga dengan bayangannya jika diputar setengah putaran pada salah satu sisi yang dimilikinya.

Sifat-sifat yang dimiliki oleh bangun datar jajaran genjang adalah sebagai berikut :


1. Sudut-sudut yang saling berhadapan adalah sama besar.

2. Sisi-sisi yang saling berhadap-hadapan adalah sama panjang serta sejajar.

3. Sudut-sudut yang berdekatan bila ditotal berjumlah 180 derajat.

4. Diagonal jajar genjang saling membagi dua sama panjang.


Catatan Kaki :

Anda bisa memperoleh rumus jajaran genjang / jajar genjang serta rumus dan pengertian / definisi bangun datar dan ruang lain dengan mencarinya di situs organisasi.org ini melalui fitur mesin pencari atau search yang ada di situs ini. Terima kasih.

Pengertian / Definisi Jajaran Genjang - Sifat Bangun Datar Jajar Genjang Matematika Dasar - Belajar Lewat Media Internet Online

Jajar Genjang atau Jajaran Genjang adalah suatu bangun datar yang terbentuk oleh segitiga dengan bayangannya jika diputar setengah putaran pada salah satu sisi yang dimilikinya.

Sifat-sifat yang dimiliki oleh bangun datar jajaran genjang adalah sebagai berikut :


1. Sudut-sudut yang saling berhadapan adalah sama besar.

2. Sisi-sisi yang saling berhadap-hadapan adalah sama panjang serta sejajar.

3. Sudut-sudut yang berdekatan bila ditotal berjumlah 180 derajat.

4. Diagonal jajar genjang saling membagi dua sama panjang.


Catatan Kaki :

Anda bisa memperoleh rumus jajaran genjang / jajar genjang serta rumus dan pengertian / definisi bangun datar dan ruang lain dengan mencarinya di situs organisasi.org ini melalui fitur mesin pencari atau search yang ada di situs ini. Terima kasih.

Rumus Konversi/Merubah Suhu Celcius, Fahrenheit, Reamur dan Kelvin - Perubahan Derajat Temperatur Panas Satuan Skala Suhu Fisika

Di dunia terdapat banyak standar satuan hitungan skala suhu, namun yang akan kita bahas lebih lanjut rumusnya hanya yang paling banyak dipakai saja yaitu :


1. Celcius atau Selsius

2. Fahrenheit atau Farenheit

3. Reamur atau Rheamur

4. Kelvin (standar SI satuan internasional)

5. Rankine

6. Delisle

7. Newton

8. Romer


A. Rumus merubah celcius ke kelvin

= Celcius + 273,15


B. Rumus merubah celcius ke rheamur

= Celcius x 0,8


C. Rumus merubah reamur ke celcius

= Rheamur x 1,25


D. Rumus merubah celcius ke fahrenheit

= (Celcius x 1,8) + 32


E. Rumus merubah fahrenheit ke celcius

= (Fahrenheit - 32) / 1,8


F. Rumus merubah rheamur ke farenheit

= (Rheamur x 2,25) + 32


Yang perlu kita ketahui adalah perbandingan suhu antara celcius, reamur dan fahrenheit adalah 5 : 4 : 9. Khusus untuk farenheit perlu ditambah 32 untuk perubahnnya. Perubahan lain bisa melakukan penyesuaian rumus di atas.

Tambahan :


- Satuan derajat temperatur suhu adalah dengan lambang derajat, yaitu pangkat nol setelah angka suhu dan diikuti dengan jenis standarnya. Misalnya C untuk celcius, R untuk reamur dan F untuk fahrenheit. Namun untuk Kelvin tidak membutuhkan pangkat nol setelah angka satuan suhu.


- Alat untuk mengukut temperatur suhu memiliki nama termometer. Termometer adalah tabung kaca yang didalamnya terdapat cairan raksa atau alkohol. Semakin rendah suhu maka cairan raksa maupun alkohol akan menciut dan mengembang jika suhu kian tinggi.


- Masalah suhu biasanya dipelajari pada mata pelajaran ipa fisik

Perkalian Matematika Tingkat Sekolah Dasar SD - Menyelesaikan Kali Mengali Matematis Cepat Dengan Sistem Hapalan / Hafalan

Pada umumnya siswa sekolah dasar diwajibkan untuk menghafal perkalian kali-kalian dari 1 hingga 10. Hal itu sangat berguna untuk memperkuat kecepatan dalam menyelesaikan masalah perhitungan perkalian dari yang mudah hingga yang sulit. Perkalian dasar haruslah diingat di luar kepala karena perkalian dasar akan selalu digunakan hingga pendidikan di perguruan tinggi.

Daftar Kali-Kalian / Perkalian Dasar Standar Anak Sekolah Dasar SD Yang Wajib Dihafalkan :


1 x 1 = 1

1 x 2 = 2

1 x 3 = 3

1 x 4 = 4

1 x 5 = 5

1 x 6 = 6

1 x 7 = 7

1 x 8 = 8

1 x 9 = 9

1 x 10 = 10


2 x 1 = 2

2 x 2 = 4

2 x 3 = 6

2 x 4 = 8

2 x 5 = 10

2 x 6 = 12

2 x 7 = 14

2 x 8 = 16

2 x 9 = 18

2 x 10 = 20


3 x 1 = 3

3 x 2 = 6

3 x 3 = 9

3 x 4 = 12

3 x 5 = 15

3 x 6 = 18

3 x 7 = 21

3 x 8 = 24

3 x 9 = 27

3 x 10 = 30


4 x 1 = 4

4 x 2 = 8

4 x 3 = 12

4 x 4 = 16

4 x 5 = 20

4 x 6 = 24

4 x 7 = 28

4 x 8 = 32

4 x 9 = 36

4 x 10 = 40


5 x 1 = 5

5 x 2 = 10

5 x 3 = 15

5 x 4 = 20

5 x 5 = 25

5 x 6 = 30

5 x 7 = 35

5 x 8 = 40

5 x 9 = 45

5 x 10 = 50


6 x 1 = 6

6 x 2 = 12

6 x 3 = 18

6 x 4 = 24

6 x 5 = 30

6 x 6 = 36

6 x 7 = 42

6 x 8 = 48

6 x 9 = 54

6 x 10 = 60


7 x 1 = 7

7 x 2 = 14

7 x 3 = 21

7 x 4 = 28

7 x 5 = 35

7 x 6 = 42

7 x 7 = 49

7 x 8 = 56

7 x 9 = 63

7 x 10 = 70


8 x 1 = 8

8 x 2 = 16

8 x 3 = 24

8 x 4 = 32

8 x 5 = 40

8 x 6 = 48

8 x 7 = 56

8 x 8 = 64

8 x 9 = 72

8 x 10 = 80


9 x 1 = 9

9 x 2 = 18

9 x 3 = 27

9 x 4 = 36

9 x 5 = 45

9 x 6 = 54

9 x 7 = 63

9 x 8 = 72

9 x 9 = 81

9 x 10 = 90


10 x 1 = 10

10 x 2 = 20

10 x 3 = 30

10 x 4 = 40

10 x 5 = 50

10 x 6 = 60

10 x 7 = 70

10 x 8 = 80

10 x 9 = 90

10 x 10 = 100


Yang perlu diingat dari konsep perkalian adalah kelipatan. Artinya 5 kali 5 sama dengan 5 x 5 x 5 x 5 x 5

Konversi Satuan Ukuran Berat, Panjang, Luas dan Isi

Berikut ini adalah satuan ukuran secara umum yang dapat dikonversi untuk berbagai keperluan sehari-hari yang disusun berdasarkan urutan dari yang terbesar hingga yang terkecil :

km = Kilo Meter

hm = Hekto Meter

dam = Deka Meter

m = Meter

dm = Desi Meter

cm = Centi Meter

mm = Mili Meter


A. Konversi Satuan Ukuran Panjang

Untuk satuan ukuran panjang konversi dari suatu tingkat menjadi satu tingkat di bawahnya adalah dikalikan dengan 10 sedangkan untuk konversi satu tingkat di atasnya dibagi dengan angka 10. Contoh :

- 1 km sama dengan 10 hm

- 1 km sama dengan 1.000 m

- 1 km sama dengan 100.000 cm

- 1 km sama dengan 1.000.000 mm

- 1 m sama dengan 0,1 dam

- 1 m sama dengan 0,001 km

- 1 m sama dengan 10 dm

- 1 m sama dengan 1.000 mm


B. Konversi Satuan Ukuran Berat atau Massa

Untuk satuan ukuran berat konversinya mirip dengan ukuran panjang namun satuan meter diganti menjadi gram. Untuk satuan berat tidak memiliki turunan gram persegi maupun gram kubik. Contohnya :

- 1 kg sama dengan 10 hg

- 1 kg sama dengan 1.000 g

- 1 kg sama dengan 100.000 cg

- 1 kg sama dengan 1.000.000 mg

- 1 g sama dengan 0,1 dag

- 1 g sama dengan 0,001 kg

- 1 g sama dengan 10 dg

- 1 g sama dengan 1.000 mg


C. Konversi Satuan Ukuran Luas

Satuan ukuran luas sama dengan ukuran panjang namun untuk mejadi satu tingkat di bawah dikalikan dengan 100. Begitu pula dengan kenaikan satu tingkat di atasnya dibagi dengan angka 100. Satuan ukuran luas tidak lagi meter, akan tetapi meter persegi (m2 = m pangkat 2).

- 1 km2 sama dengan 100 hm2

- 1 km2 sama dengan 1.000.000 m2

- 1 km2 sama dengan 10.000.000.000 cm2

- 1 km2 sama dengan 1.000.000.000.000 mm2

- 1 m2 sama dengan 0,01 dam2

- 1 m2 sama dengan 0,000001 km2

- 1 m2 sama dengan 100 dm2

- 1 m2 sama dengan 1.000.000 mm2


D. Konversi Satuan Ukuran Isi atau Volume

Satuan ukuran luas sama dengan ukuran panjang namun untuk mejadi satu tingkat di bawah dikalikan dengan 1000. Begitu pula dengan kenaikan satu tingkat di atasnya dibagi dengan angka 1000. Satuan ukuran luas tidak lagi meter, akan tetapi meter kubik (m3 = m pangkat 3).

- 1 km3 sama dengan 1.000 hm3

- 1 km3 sama dengan 1.000.000.000 m3

- 1 km3 sama dengan 1.000.000.000.000.000 cm3

- 1 km3 sama dengan 1.000.000.000.000.000.000 mm3

- 1 m3 sama dengan 0,001 dam3

- 1 m3 sama dengan 0,000000001 km3

- 1 m3 sama dengan 1.000 dm3

- 1 m3 sama dengan 1.000.000.000 mm3


Cara Menghitung :

Misalkan kita akan mengkonversi satuan panjang 12 km menjadi ukuran cm. Maka untuk merubah km ke cm turun 5 tingkat atau dikalikan dengan 100.000. Jadi hasilnya adalah 12 km sama dengan 1.200.000 cm. Begitu pula dengan satuan ukuran lainnya. Intinya adalah kita harus melihat tingkatan ukuran serta nilai pengali atau pembaginya yang berubah setiap naik atau turun tingkat/level.

Satuan Ukuran Lain :


A. Satuan Ukuran Panjang

- 1 inch / inchi / inc / inci = sama dengan = 25,4 mm

- 1 feet / ft / kaki = sama dengan = 12 inch = 0,3048 m

- 1 mile / mil = sama dengan = 5.280 feet = 1,6093 m

- 1 mil laut = sama dengan = 6.080 feet = 1,852 km

1 mikron = 0,000001 m

1 elo lama = 0,687 m

1 pal jawa = 1.506,943 m

1 pal sumatera = 1.851,85 m

1 acre = 4.840 yards2

1 cicero = 12 punt

1 cicero = 4,8108 mm

1 hektar = 2,471 acres

1 inchi = 2,45 cm


B. Satuan Ukuran Luas

- 1 hektar / ha / hekto are = sama dengan = 10.000 m2

- 1 are = sama dengan = 1 dm2

- 1 km2 = sama dengan = 100 hektar


C. Satuan Ukuran Volume / Isi

1 liter / litre = 1 dm3 = 0,001 m3


D. Satuan Ukuran Berat / Massa

- 1 kuintal / kwintal = sama dengan = 100 kg

- 1 ton = sama dengan = 1.000 kg

- 1 kg = sama dengan = 10 ons

- 1 kg = sama dengan = 2 pounds